Video Penganiayaan 3 Remaja Perempuan Ditangkap di Bali


Capobola Polisi meyakinkan tiga wanita muda yang dicurigai menganiaya para korban dengan inisial KA. Para tersangka dengan inisial AG (17), DSK (16) dan VNA (17), bahkan mencatat penganiayaan terhadap korban yang masih berusia 16 tahun.

Rekaman dana yang dimotivasi oleh perjuangan untuk pemain dengan inisial DA adalah viral di jejaring sosial. Durasi pengejaran selama 22 detik dilakukan di sekitar desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, sekitar pukul 3:00 malam.

Dalam video itu, para korban terlihat mengenakan pakaian basah yang para tersangka berlutut sambil mengakui kesalahan mereka dan meminta maaf. Setelah melakukannya, korban yang mengenakan kemeja abu-abu ini didorong hingga jatuh di aspal.

Dikunjungi di rumahnya di sekitar Kecamatan Sukawati, saudara korban, Ni Wayan D, mengungkapkan bahwa saudara perempuannya masih trauma dengan kejadian itu. Diketahui bahwa KA masih mengunci dirinya di sebuah ruangan.

"Saya tidak mau makan sejak pagi. Kasihan dia, wajahnya terluka," kata wanita berusia 25 tahun itu.

Sejauh yang diketahui keluarga, diketahui bahwa para korban adalah anak-anak tak berdosa yang tidak punya masalah dengan siapa pun. Karena itu, keluarga tidak tahu persis penyebab penganiayaan.

"Yang menjadi jelas adalah bahwa setelah kejadian itu saudara perempuan saya menerima panggilan telepon, menangis, tetapi dia tidak mengatakan apa yang salah," katanya.

Baik Wayan D, yang tidak dapat menjemput karena dia sibuk bekerja dan kemudian meminta bantuan teman dekat untuk menjemputnya. Saat dijemput, korban dalam keadaan berantakan.



"Pakaiannya basah dan berbau seperti air selokan." Wajahnya sakit dan dia langsung diundang ke rumah, "katanya.

Setibanya di rumah, orang tua para korban yang melihat penyakit itu langsung marah. Pada hari Rabu sore, sekitar pukul 6 pagi, beberapa warga tiba di rumah korban, karena mereka menemukan video penganiayaan yang telah beredar di jejaring sosial.

Orang tua korban bahkan lebih terkejut melihat secara langsung apa yang terjadi pada putra mereka. Kepada ayahnya, korban menceritakan kejadian itu dan diundang ke rumah pelaku di daerah Desa Ketewel. Mereka kemudian melaporkan kasus tersebut ke polisi Sukawati.

Sekarang keluarga korban menyerahkan kasus itu kepada polisi. "Kami berharap para pelaku akan dihukum sesuai dengan tindakan mereka," katanya.

Sementara itu, Unit Investigasi Kriminal Kepolisian Sukawati, Iptu IGN Jaya Winangun, dikonfirmasi mengatakan bahwa saluran telah mengamankan tiga tersangka penyiksa terhadap kereta. Terungkap bahwa kasus ini berasal dari video viral tentang penganiayaan remaja.

"Pelaku bisa diamankan di rumah pada Kamis pagi sekitar pukul 08.00 pagi," katanya.

Untuk melihatnya langsung klik link disini : Video Penganiayaan 3 Remaja Perempuan Ditangkap di Bali

Mereka kemudian dibawa ke kantor polisi Sukawati untuk menjalani proses pemeriksaan. Berdasarkan hasil interogasi, mereka mengakui telah menabrak kereta.

"Para pelaku melakukan penganiayaan dengan motif cemburu," katanya.

Untuk kalian-kalian yang hobi bermain game poker online, Yuk join disini. Bermain dengan uang asli tentunya akan semakin seru dan menarik. Tingkat kemenangan yang tinggi dan juga pelayanan yang cepat dan online 24 jam, tentu saja akan membuat anda menjadi semakin nyaman dan betah.
Yuk segera saja join di situs : Agen BandarQ Indonesia

Untuk Panduanya, dapat dilihat disini : TIPS MEMILIH SITUS AGEN BANDARQ ONLINE TERBESAR.

No comments